PENGGUNAAN GAYA BAHASA METAFORA DALAM BUKU KIKE WADATSUMI NO KOE

Subandi .

Abstract


Gaya bahasa metafora yang memiliki konsep makna dasar perbandingan sebagai konskuensi dari pemilihan kata/diksi dapat menjadikan sebuah ungkapanlepas dari makna unsur pembentuknya. Proses perbandingan mengakibatkan terjadinya perpindahan makna satu kata ke kata yang lain yang didasari oleh adanya kesamaan baik secara konseptual maupun fisik. Akibatnya struktur luar gaya bahasa metafora dibangun oleh subyek yang sebenarnya berfungsi sebagai pembanding dan berada di luar scopp makna yang diwakilinya. Sebaliknya subyek yang dibandingkan yang sebenarnya berfungsi sebagai makna inti ungkapan tidak muncul dalam struktur luarnya tetapi, membangun struktur makna dimana struktur makna ini ada dalam konsep mental setiap penutur. Terbangunnya struktur makna pada gaya bahasa metafora dapat diakibatkan oleh terjalinnya kesamaan konsep aspek fungsi, keadaan, fisik, karakter dan yang lainnya diantara subyek pembanding dan subyek yang dibandingkan. Penggunaan gaya bahasa metafora dalam komunikasi tentu dilandasi oleh suatu motivasi dan tujuan tertentu namun demikian, dengan gaya bahasa metafora penutur mampu mengungkapkan makna yang melebihi dari makna yang terkandung dalam struktur luarnya. Lebih dari itu, dengan penggunaan gaya bahasa akan menghasilkan bentuk komunikasi dengan varian pilihan kata yang bervariasi sehingga, mampu meningkatkan kualitas aktivitas berbahasa.

Kata Kunci: Struktur makna, struktur luar, struktur dalam, mental konsep

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Online Fakultas Bahasa dan Seni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Gedung T2, Universitas Negeri Surabaya Kampus UNESA Lidah Wetan Surabaya 60213 Telp/Fax : 031-7522876 Website : http://ejournal.fbs.unesa.ac.id/ Email : jurnalparamasastra@fbs.unesa.ac.id