WACANA MOP BAHASA MELAYU PAPUA SEBAGAI ILUSTRASI KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI PAPUA

Aleda Mawene

Abstract


Mop adalah wacana lelucon yang lazim disampaikan dalam bahasa Melayu Papua. Isinya mengandung asosiasi makna tertentu yang menimbulkan kelucuan serta mengundang tawa pendengarnya. Mop pada umumnya disajikan dalam bentuk verbal dengan memanfaatkan kata, kalimat, dan wacana. Penuturan Mop mencerminkan bentuk praktik penggunaan bahasa secara nyata di masyarakat dan menjadi media interaksi sosial yang mampu menyatukan beragam masyarakat yang berdomisili di Papua. Kajian ini bertujuan menjelaskan pemanfaatan wacana Mop dalam proses penanaman konsep kemahiran berbahasa Indonesia melalui pendekatan pragmatis. Datanya berupa wacana Mop bahasa Melayu Papua yang diperoleh dari Buku Kumpulan Mop dan Harian Cenderawasih Pos. Hasil kajian menunjukkan bahwa wacana Mop bahasa Melayu Papua dapat dimanfaatkan sebagai ilustrasi kontekstual dalam upaya pemahaman konsep bahasa Indonesia. Beberapa wacana Mop berkaitan erat dengan konsep diksi, kalimat, pepatah, dan gaya bahasa dalam bahasa Indonesia. Karena bersifat kontekstual, wacana Mop dianggap mampu mengarahkan pemahaman peserta didik tentang konsep bahasa Indonesia secara efektif dan menyenangkan.

Kata kunci: Mop, Melayu Papua, ilustrasi, kontekstual, bahasa Indonesia


Mop is the discourse of joke commonly conveyed in Malayan-Papuan Language.The content contains the associations of certain meanings which is emerging humor also make it a laughingstock to the listeners. Generally, Mop is presented in verbal form by using words, sentences, and texts. Mop speech reflects the practical use of the language in society in real life. Also, it becomes the social interaction media which is able to unite various societies that live in Papua. The objective of this study is to explain the utilization of Mop discourse in the investment process of the proficiency to speak Bahasa Indonesia concept through pragmatically approach. The data are Malayan-Papua Mop text taken from the “Buku Kumpulan Mop” (Mop Collections Book-red) and Cendrawasih Pos newspapers. The result of the study shows that the mop discourse of Malayan-Papuan language can be used as the contextual illustrations in the efforts of understanding the Bahasa Indonesia concept. Some of the mop discourses are closely related with the concept of diction, sentence, aphorism, and language style of Bahasa Indonesia. Because having contextual characteristic, Mop discourse is considered able to direct the learners’ understanding about the concept of Bahasa Indonesia effectively and fun.

Key words: Mop, Malayan-Papuan, illustration, contextual, Bahasa Indonesia

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Online Fakultas Bahasa dan Seni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Gedung T2, Universitas Negeri Surabaya Kampus UNESA Lidah Wetan Surabaya 60213 Telp/Fax : 031-7522876 Website : http://ejournal.fbs.unesa.ac.id/ Email : jurnalparamasastra@fbs.unesa.ac.id