INTENSITAS インテンシティーDILIHAT DARI KONTEKS EMOTIF DAN TUJUAN KOMUNIKASI DALAM TINDAK KOMUNIKASI PADA DRAMA GREAT TEACHER ONIZUKA REMAKE KARYA IMAI KAZUHISA

Masilva Raynox Mae

Abstract


Intensitas atau penekanan ujaran sering digunakan manusia dalam tindak
komunikasi, tetapi hal itu sering tidak disadari. Intensitas biasa digunakan untuk lebih
menarik perhatian lawan tutur. Penutur menggunakan intensitas dengan harapan lawan tutur
dapat lebih memahami maksud dari yang disampaikan. Oleh karena itu, penggunaan
intensitas dalam sebuah tindak komunikasi pun tidak akan lepas dari konteks emotif yang
melatarbelakangi terjadinya tindak komunikasi tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui (1) bagaimana fungsi konteks emotif intensitas sebagai strategi komunikasi yang
dilakukan dalam bahasa Jepang, dan (2) bagaimana kaitan penggunaan intensitas terhadap
tujuan strategi komunikasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif, karena penganalisisan dilakukan secara pendeskripsian dari temuan data-data.
Sumber data penelitian ini diambil dari drama Jepang Great Teacher Onizuka Remake karya
Imai Kazuhisa, karena ditemukan banyak data mengenai penggunaan intensitas yang
dianggap dapat mewakili cara tindak komunikasi masyarakat Jepang. Data dari penelitian ini
diperoleh dari menyimak drama, dan mentranskripsikan dialog-dialog yang menggunakan
intensitas, kemudian proses analisis dan membuat simpulan. Hasil penelitian adalah (1)
penggunaan intensitas dalam tindak komunikasi bergantung dengan konteks emotif yang
berlaku. Dalam penggunaan intensitas ditemukan seluruh konteks emotif yaitu, konteks
kejutan, konteks takut, konteks marah, konteks sedih, konteks keinginan, konteks
kebahagiaan, konteks kebosanan. Dari seluruh konteks emotif yang ada, penggunaan
intensitas paling banyak muncul pada konteks kejutan, (2) penggunaan intensitas sangat
berpengaruh dalam tujuan komunikasi yang diharapkan yaitu untuk memberitahu, memotivasi,
mendidik, menyebarkan informasi, mendukung perbuatan keputusan. Dengan menggunakan
intensitas lawan tutur berhasil mendapatkan apa yang diharapkan dari tindak komunikasi
tersebut.

Kata kunci :konteks keinginan, konteks kebahagiaan, konteks kebosanan

The Intensity or speech stress is often used by human being in communication
unconsciously. The intensity is usually used to attract the partner in doing the communication.
The speaker uses intensity in a hope that this will help his hearer to be more understanding of
what is being delivered. Therefore, intensity in speech act is always attached to emotive
context which surrounds the act of communication. The research is carried out in order to
describe: (1) how is intensity emotive context used as a communicative strategy in Japanese,
(2) how is the relation of the use of intensity toward the its goal of communication.
Descriptive qualitative is employed to describe the data. The source of the data is taken from
Japanese play Great Teacher Onizuka Remake by Imai Kazuhisa. There are many intensities
found in the play which can be considered as the representation of they way Japanese people

carry out communication act. The data are achieved by comprehending the play, transcribing
the dialogues of the play which have intensities carefully, analyzing, and then concluding. The
analysis denotes that (1) the use of intensities in communication act depends on emotive
context. In making use of intensities, there are some emotive contexts; surprise context, fear
context, angry context, sad context, want context, happy context, and get bored context. From
those emotive contexts above, surprise context is mostly used by the speakers, (2) the use of
intensity is influencing in getting the communicative goal; they are to let others know, to
motivate, to teach, to give information, to support the decision. By using the intensity, the
partner in doing the communication is successful in getting what he/she really needs in doing
the act of communication.

Keywords: speech act, communication goal, want context, happiness context, get bored context

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Online Fakultas Bahasa dan Seni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Gedung T2, Universitas Negeri Surabaya Kampus UNESA Lidah Wetan Surabaya 60213 Telp/Fax : 031-7522876 Website : http://ejournal.fbs.unesa.ac.id/ Email : jurnalparamasastra@fbs.unesa.ac.id